Kemalasan penyebab 'buta'

Posted by Nina Rizka Amalia Jumat, 08 Juni 2012 19 komentar
Alhamdulillah sudah melewati ujian final untuk 2 mata kuliah pada minggu ini. Usaha saya dalam belajar selama seminggu ini sampai ga ngeblog berbuah manis. Mendapatkan hasil yang begitu baik walaupun ga sempurna sudah membuat saya sangat senang dan bersyukur.

Bukan hanya karena saya mendapatkan nilai yang bagus, tapi dibalik itu saya menjadi mengerti terhadap isi ke 2 mata kuliah ini sampai pada cara mengerjakannya yang sebelumnya benar benar saya tidak pahami. Sebelumnya saya ‘buta’ untuk mengerjakan ke 2 mata kuliah ini : praktikum perpajakan & praktikum biaya. Karena buku prosedur pengerjaannya (buku informasi) yang memiliki banyak info sehingga membuat saya agak malas untuk membacanya. Apalagi angka angka yang tertera di dalamnya memiliki ‘banyak nol’ yang membuat kepala saya menjadi semakin pusing. Sehingga saya pikir akan susah untuk saya dalam mempelajari dan memahami ke 2 mata kuliah ini,. Ternyata pikiran saya salah. Apa yang saya pikirkan tidak sesulit kenyataannya.

Ketika saya mulai serius mempelajarinya dan membaca informasinya satu per satu saya menemukan kemudahan dalam pengerjaanya. Yang sebelumnya saya tidak ketahui dari mana angkanya berasal, akhirnya saya pun mengetahuinya. Ternyata angka angka tersebut termuat jelas dalam buku informasi.

Itulah kesalahan dan kebodohan saya, karena kemalasan saya untuk membaca buku informasinyalah yang membuat saya ‘buta’ terhadap ke 2 mata kuliah ini. Jujur Saya menyesali keterlambatan saya dalam memahami ke 2 mata kuliah ini, seandainya saya memahami sebelum sebelumnya pastilah sangat menyenangkan mengerjakan tugas tugas untuk ke 2 mata kuliah ini. Karena menghitung angka angka  sebenarnya adalah kesukaan saya.

Tapi Saya tetap bersyukur bisa memahami dan mengerti isi ke 2 mata kuliah tersebut serta pengerjaannya walaupun itu di saat terakhir, yaitu di saat ujian final. Sehingga membuat saya akhirnya 'jatuh cinta' terhadap ke dua mata kuliah ini. 



“Kemalasan menjadikan saya ‘buta’ terhadap suatu hal”

" Ketika kemalasan itu hilang, saya dapat 'melihat' hal tersebut bahkan jatuh cinta terhadapnya"

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Kemalasan penyebab 'buta'
Ditulis oleh Nina Rizka Amalia
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://ninarizka.blogspot.com/2012/06/kemalasan-penyebab-buta.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

19 komentar:

diniehz mengatakan...

Ada sebuah kalimat dari salah seorang guru Bahasa Inggris saya yang terngiang2 sampai sekarang: "Laziness is a key to be a beggar", kemalasan kunci kemelaratan.

Sempat juga *malah sering :p* malas mengerjakan suatu hal karna belum ketemu letak nikmatnya hal tsb. Dan as you wrote mbak nina, sekalinya tau bahwasanya mengerjakan hal tsb adl hal menyenangkan, malas pun menguap :)

Spectrevers mengatakan...

Oke, stop malaz. !
postingannya mantap mbak. nice post. ditunggu kunjungan baliknya. :)

A. Y. Indrayana mengatakan...

Sama ...
Ketika saya disuruh untuk mengerti desain 3D di kampus, awalnya saya juga malas.
Tapi setelah coba dipelajari, ternyata mudah dan sekarang jadi jatuh cinta sama matakuliah Desain 3D. Hehehehe :D

Selamat atas nilai bagusnya yaa ^ ^

fajar_p_k mengatakan...

malas itu...
berenng-renang dahulu
berakit-rakit kemudia
bersenang-senang dahulu
bersakit-sakit kemudian

Uzay mengatakan...

MALAS bukan alasan ya.. tapi itu kemauan...

nina amalia kasim mengatakan...

Sypa nama guru b.inggrisnya mbak din? hehe
Kata katanya bagus banget..:)

bukan hanya malas yang menguap mbak,, ngantukpun ikut hilang disaat kita mulai menemukan kenikmatan dalam mengerjakan suatu hal.. ^^

nina amalia kasim mengatakan...

okk makasihh untuk kunjungannya :)

nina amalia kasim mengatakan...

ternyata bukan hanya saya yang ngalamin seperti ini.. senangnya, saya punya teman yang senasib.. hihihi :D

nilai saya bilang makasih untuk ucapannya.. :) hehe

nina amalia kasim mengatakan...

wahh fajar nyiptain peribahasa baru...:D

Tapii saya setuju ama kata kata diperibahasa barunya. :)

nina amalia kasim mengatakan...

bener banget bang.. 2 jempol dah buat bang uzay.. :D

Mbak Iis mengatakan...

memang sulit mengusir rasa malas...kadang sampai sebel sendiri...

Cilembu thea mengatakan...

jangan memmupuk rasa malas, sebab rasa yang satu ini adalah ngga akan disukai oleh siapapun, bahkan oleh diri sendiri.
follow #11 blog elegant ini, bila berkenan folbeknya ditunggu didesa.

nina amalia kasim mengatakan...

iyya mbak lis.. Kita harus berperang nih sama MALAS..#Siapin senjata buat perang :D

Cerita Tentang Dunia mengatakan...

saya juga sering malas seperti itu, tapi kalau sudah mau mengerjakannya nanti malasnya jadi hilang :D

nina amalia kasim mengatakan...

Bener tuh kata katanya.. :)
Makasih yahh sudah berkunjung ke blog saya ^^

Okk,, nnti saya folbek mas ..

nina amalia kasim mengatakan...

iyya, malasnya hilang. Kadang juga jadi lupa waktu kalau sudah mengerjakannya.. :) hehe

Uzay mengatakan...

Makasih =) rumah baru nih =D

nina amalia kasim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
nina amalia kasim mengatakan...

Hehehe iyya nih bang.. :)
Makasih juga sdh berkunjung k rumah baruku :D

Posting Komentar

Template by Cara Membuat Email | Copyright of 'Dunia Kecilku'.