Mengenal Lebih Dekat HIV AIDS

Posted by Nina Rizka Amalia Sabtu, 06 Desember 2014 16 komentar
Assalamualaikum Wr.wb

Pada hari jumat malam (5/12/14) saya menonton tayangan Kick Andy di Metro Tv berjudul "Jangan Kucilkan Mereka" yang membahas mengenai para ODHA. ODHA (Orang yang hidup dengan HIV) merupakan sebutan bagi orang-orang yang positif terinfeksi HIV AIDS. Saya pun menjadi tertarik untuk membuat tulisan mengenai HIV AIDS.



(Sumber Pic : klik di sini)
Apa itu HIV? 
HIV (Human Immune Deficiency Syndrome) merupakan virus yang menyerang sel CD4 dan menjadikannya berkembang biak, kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. 
CD4 adalah satu jenis sel darah putih yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga jika jumlahnya berkurang maka sistem kekebalan tubuh kita menjadi lemah untuk melawan infeksi. Jumlah normal CD4 pada orang sehat berkisar antara 500-1500. Jumlah sel CD4 dapat diketahui dengan melakukan tes darah khusus yang disebut tes CD4.
Di saat seseorang terinfeksi HIV, maka semakin banyak sel CD4 yang akan dibunuh oleh HIV saat menggandakan diri dalam tubuh manusia. Sehingga akan mengakibatkan jumlah sel CD4 menjadi semakin berkurang atau rendah. Hal inilah yang akan membuat sistem kekebalan tubuh seseorang menjadi lemah. WHO atau badan kesehatan dunia meggolongkan virus HIV ke dalam 4 sistem, yaitu : Stadium 1 tanpa gejala, stadium 2 penyakit ringan, stadium 3 penyakit lanjutan, dan stadium 4 peyakit berat

Apa itu AIDS?
AIDS ( Acquired Immune Deficiency Syndrome), acquired berarti didapat bukan keturunan, immune berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh, deficiency yaitu kekurangan, dan syndrome adalah penyakit dengan gejala, bukan gelaja tertentu. Sehingga AIDS diartikan sebagai kumpulan gejala akibat kekurangan/kelemahan sistem kekebalan tubuh yang dibentuk setelah kita lahir
AIDS disebabkan oleh virus HIV yang menyerang sel CD4 tubuh manusia. Jika Sel CD4 kurang atau di bawah dari 200, maka seseorang sudah sampai pada tahapan AIDS. Sehingga sesorang yang terinfeksi virus HIV belum tentu AIDS. AIDS akan terjadi ketika sel CD4 seseorang sudah berada di bawah 200.

Lalu Bagaimana Seseorang Terinfeksi HIV&AIDS?

Seseorang terinfeksi HIV tentunya ditularkan dari orang yang sudah terinfeksi HIV. Cara penularan HIV yaitu sebagai berikut :

  1. HIV dapat menular melalui transfusi darah yang mengandung HIV. Untuk itu, darah yang didonorkan harusnya diskrining oleh Palang Merah Indonesia, sehingga risiko terinfeksi HIV melalui transfusi darah menjadi rendah atau bahkan nol. 
  2. Melalui penggunaan jarum suntik atau alat tusuk lainnya seperti alat tato, tindik yang dipakai secara bergantian/bergilir yang telah terkontaminasi darah penderita HIV.
  3. Pada saat berhubungan seks dengan orang yang terinfeksi HIV.
  4. HIV dapat menular pada bayi saat kehamilan, kelahiran bahkan menyusui.
Namun, HIV dan AIDS tidak akan menular dikarenakan :
  1. Hidup serumah dengan penderita AIDS. 
  2. Bersentuhan dengan penderita
  3. Berjabat tangan
  4. Bersentuhan dengan barang atau pakaian bekas penderita
  5. Berciuman pipi dengan penderita
  6. Melalui alat makan dan minum
  7. Gigitan nyamuk atau serangga lainnya. Dikarenakan virus HIV hanya terinfeksi pada manusia.
Cara Pencegahan HIV&AIDS
  1. Jangan melakukan seks bebas/ gonta ganti pasangan. 
  2. Jangan menggunakan narkoba. Narkoba dengan jarum suntik sangat rentan menularkan HIV.
  3. Pastikan bahwa darah yang akan ditransfusi bebas dari kontaminasi virus HIV
Kembali ke tayangan kick andy pada jumat malam, kick andy menghadirkan Ibu Hartini yang merupakan seorang ODHA. Ibu Hartini merupakan contoh dari seorang ODHA yang memiliki semangat hidup luar biasa. Ibu Hartini bahkan aktif d kelompok-kelompok/ lembaga yang berkaitan dengan HIV, itu hal yang sangat positif menurut saya #Jempol Buat Ibu. Ibu Hartini mendapatkan virus HIV tersebut dari salah seorang mantan suaminya. Kemudian, Ibu Hartini menikah lagi dengan seorang laki-laki yang bukan ODHA atau tidak terinfeksi HIV AIDS #I'm Speechles. Bukannya itu hal yang berisiko? Ya memang hal itu sangat berisiko. Karena bisa saja virus itu akan ditularkan ke pasangannya. Hal yang membuat saya kembali speechles dikarenakan Ibu Hartini telah hamil dan melahirkan anak yang negatif terinfeksi HIV, yang menjadi pertanyaan saya "kok bisa anak Ibu Hartini tidak terinfeksi HIV"? Padahal Ibu Hartini merupakan seorang ODHA. Ternyata pengetahuan saya sangat kurang mengenai HIV AIDS -_-. 


(Sumber Pic : klik di sini)

Seorang ODHA bisa menikah dengan orang yang tidak terinfeksi HIV dan memiliki keturunan yang sehat. Seperti dilansir dalam berita detik.com seorang Odha bernama Yan Michael (36) tahun telah memiliki 2 anak yang sehat (tidak terinfeksi HIV) dan istri tetap negatif HIV. Namun, banyak hal yang mesti diketahui, dipelajari, didiskusikan serta dikonsultasikan dengan ahlinya (misalnya seorang dokter) untuk memperoleh keturunan yang sehat dan pasangan tetap negatif HIV (tidak terinfeksi HIV). Untuk info lebih lengkap mengenai memperoleh keturunan sehat bagi seorang ODHA yang menikah dengan pasangan non ODHA dapat di lihat d web Yayasan Spiritia, karena menurut saya isi blognya sangat lengkap membahas mengenai HIV AIDS. Jika saya jelaskan di sini penjelasannya akan panjang. Dan alasan lainnya saya juga belum menikah (nyengir) #harap dimaklumi. 

 "Jauhi penyakit HIV AIDS, namun jangan kucilkan orangnya"
Karena belum tentu kita yang sehat memiliki umur yang lebih panjang dibanding orang yang terinfeksi HIV. Soal ajal hanya Allah Swt yang mengetahui. 
Untuk teman-teman yang ingin menyaksikan tayangan kick andy agar mengetahui versi lengkapnya mengenai topik ini, bisa download videonya di sini : Jangan Kucilkan MerekaSekian tulisan saya mengenai mengenal lebih jauh HIV AIDS, semoga bermanfaat. 

Wassalamualaikum Wr.wb

Sumber :
https://hanifatunnisaa.wordpress.com/2012/08/24/definisi-sejarah-gejala-cara-penularan-dan-pencegahan-penyakit-hiv-aids/
http://spiritia.or.id/art/bacaart.php?artno=1001
http://health.detik.com/read/2012/12/05/140524/2110030/775/2/menikah-dan-punya-anak-dengan-pengidap-hiv-siapa-takut


Baca Selengkapnya ....

Status Baru, Seorang Job Seeker

Posted by Nina Rizka Amalia Rabu, 03 Desember 2014 7 komentar
Assalamualaikum Wr.wb

Lama tidak nge-blog, alhamdulillah saya kembali lagi dengan status baru #ehem. Jangan berpikir mengenai status single, kalau yang itu sampai hari ini saya masih single. Sekarang ini saya bukan lagi berstatus mahasiswi akuntansi, now I'm free J. Saya telah melaksanakan sidang skripsi pada tanggal 04 November 2014, dan mengikuti yudisium pada tanggal 13 November 2014. Untuk celebration atau wisudhanya akan dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2014, terhitung 11 hari lagi dari hari ini.

sidang skripsi, 04 November 2014

Sidang Skripsi, 04 November 2014

Ini dia 'Skripsiku' :'). Hasil dari kesungguhan, doa dan perjuanganku, tak lupa dukungan dan doa dari mereka yang menyayangiku.


Yudisium, 13 November 2014

Kegiatan sekarang? Saya seorang job seeker :D. Saya lagi ikhtiar buat cari kerjaan. Kerjaan yang sesuai dengan bidang keilmuan saya yang seorang lulusan mahasiswi akuntansi. Saya menggunakan jasa web jobstreet dan infokerjadepnaker dalam ikhtiar saya. Semoga saja saya segera mendapatkan pekerjaan yang terbaik untuk saya, dan keluarga.

Terdapat beberapa pekerjaan yang sudah saya apply. Kesemuanya berada di luar kota tempat tinggal saya. Alasan melamar pekerjaan di luar daerah, dikarenakan saya belum mendapatkan informasi mengenai lowongan kerja di daerah tempat saya tinggal yaitu lowongan pekerjaan yang sesuai dengan bidang saya. Selain itu, saya juga ingin berada di lingkungan dan suasana yang baru. Karena selama ini, saya merupakan anak rumahan. Tidak ada yang salah dengan anak rumahan, itu bagus karena kita akan terjaga dari pergaulan yang salah. Namun, saya membutuhkan pengalaman untuk hidup dan bekerja di sebuah daerah 'baru', daerah selain tempat saya dilahirkan, tinggal dan menetap. Saya butuh bertemu dengan orang-orang baru, berdiskusi, berteman, dan mendengarkan pengalaman hidup mereka yang bisa saja menjadi sebuah pembelajaran untuk hidup saya ke depan.

Ke dua orang tua saya tidak begitu setuju jika saya bekerja di daerah lain. Saya mengerti yang menjadi kekhawatiran orang tua saya. Mereka khawatir bagaimana saya menjalani hidup, bagaimana lingkungan tempat tinggal saya, dan seperti apa teman bergaul saya nantinya. Apalagi sekarang marak tindakan kejahatan khususnya di kota-kota besar. Jadi sebenarnya saya dilema >_<. Semoga Allah memberikan pekerjaan yang terbaik untuk diri saya dan keluarga.

Untuk teman teman yang mengetahui info lowongan kerja di bidang akuntansi, baik staff accounting, staff account payable ataupun yang lainnya mohon infonya :D. Sekian dan Terimakasih Sebelumnya. 

Wassalamualaikum Wr.wb

Baca Selengkapnya ....
Template by Cara Membuat Email | Copyright of 'Dunia Kecilku'.