Rindu Mereka, Kebersamaan dengan Mereka (Accounting 2010)

Posted by Nina Rizka Amalia Jumat, 22 November 2013 46 komentar
Assalamualaikum Wr.Wb

Bosan dengan aktivitas sehari-hari? itu hal yang wajar (asal jangan bosan hidup saja). 
Setiap manusia pasti pernah merasa bosan dengan aktivitas sehari-hari mereka. And now, Saya lagi mengalami itu sekarang -__-. Semenjak ga lagi masuk kelas untuk perkuliahan (meskipun masih berstatus mahasiswi), saya mulai merasa jenuh dengan apa yang saya lakukan setiap harinya. Karena dari senin sampai senin lagi, saya kebanyakan menghabiskan waktu di rumah. 

Senin kemarin saya datang ke kampus dibonceng sama teman saya (saya masih saja belum bisa bawa kendaraan sampai hari ini ^^'). Saat saya di kampus, saya lewat di salah satu ruangan tempat saya dan teman-teman accounting 2010 biasa belajar. Otak saya kemudian refleks memflash back semua kejadian yang terjadi di semester-semester kemarin. Saya rindu mereka, saya rindu kebersamaan dengan mereka, saya rindu dengan accounting 2010ku :') *mata saya mulai berasa panas.


Rasanya saya pengen balik ke masa-masa itu, masa di mana saya dan teman-teman belajar di ruangan, nonton film bersama lewat laptop yang dihubungkan ke infokus, duduk-duduk di depan kelas (menunggu dosen), rame-rame ke kantin saat jam istirahat, dan mengerjakan tugas kelompok sama-sama. Tapi alurnya memang sudah seperti ini, bertemu, bersama lalu berpisah. Karena inilah kehidupan.


Saya berharap kita bisa berkumpul bersama lagi, bukan untuk belajar di dalam kelas. Melainkan bersama-sama untuk mengikuti wisudha nantinya (amiin). Untuk teman-teman Accounting 2010ku, mari kita berjuang (tugas akhir), saling mendoakan dan menyemangati  ^_^








                       


    








Baca Selengkapnya ....

'Cinta Lelaki Biasa'

Posted by Nina Rizka Amalia Sabtu, 16 November 2013 23 komentar
Assalamualaikum Wr.wb

Ga tau kenapa saya tiba-tiba jadi teringat sama cerita yang dituliskan Asma Nadia yang berjudul 'Cinta lelaki biasa'.. Teman-teman yang menyukai tulisan-tulisan karangan Asma Nadia pasti sudah tau tentang kisah ini. Tapi saya ingin membagikannya kisahnya di sini. Mungkin postingan saya kali ini juga akan panjang. Begini kisahnya (jreng jreng):


Ada seorang gadis yang bernama Nania, dia gadis yang cantik, berprestasi dan merupakan anak yang paling dibanggakan oleh keluarganya.

Suatu hari Nania mengatakan kepada keluarga besarnya (saat acara arisan keluarga), bahwa ada seorang lelaki yang ingin melamarnya yaitu bernama Rafli. Semua orang menganggap apa yang dikatakan Nania adalah sebuah bercandaan, mulai dari orang tua, saudara sampai anggota keluarga yang lain. Kenapa? Karena menurut keluarga Nania, Rafli hanyalah seorang lelaki biasa, dari keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan tampang yang biasa, serta pekerjaan dan gaji yang amat biasa. Tak ada yang bisa dilihat dari Rafli, begitu menurut keluarga Nania.

Nania juga sebenarnya tidak tau alasan dibalik dia ingin menerima lamaran Rafli. Nania hanya mengikuti nalurinya, perasaannya, mengatakan bahwa dia bahagia di samping Rafli.

Akhirnya mereka pun menikah setelah direstui orang tua Nania. Setahun pernikahan mereka, orang-orang masih saja sering menanyakan alasan dibalik Nania menerima Rafli. Apa sebenarnya yang diliat Nania dari Rafli ?. Dan Nania sampai hari itu juga belum mampu menjelaskan kelebihan-kelebihan yang dimiliki Rafli agar terlihat di mata mereka.

Nania hanya merasakan cinta yang begitu besar dari Rafli, menurutya tidak ada lelaki yang bisa mencintainya sebesar cinta Rafli kepadanya.

Nania sempat beradu argumen dengan saudara-saudarnya mengenai Rafli, suaminya.

Nia, siapapun akan mudah mencintai gadis secantik kamu. Bukan hanya cantik, kamu juga pintar. Selain itu kamu juga bisa punya masa depan yang cerah. *Kata Saudara Nania

Tapi Rafli juga tak jelek Kak! (nania)
Betul. Tapi dia juga tidak ganteng
Rafli juga pintar! (Nania)
Tidak sepintarmu Nania
Rafli juga sukses, pekerjaannya lumayan (nania)
Hanya lumayan Nania, bukan sukses. Tidak sepertimu

Seolah tidak ada satu hal apapun yang bisa meyakinkan saudara-saudaranya, bahwa adik mereka (nania) beruntung mendapatkan suami seperti Rafli. Lagi-lagi kali ini percuma Nania meyakinkan saudara-saudaranya.

5 tahun pun berlalu, Nania dan Rafli sudah memiliki dua anak yang menggemaskan. Tapi ocehan itu tak juga berhenti, tentang alasan Nania mau menikah dengan Rafli. Begitupu sampai tahun ke 7 dan ke 10 pernikahan mereka, bisik-bisik tentang rumah tangga mereka tak juga berhenti. Apalagi Nania telah mendapatkan posisi yang gemilang dalam kantornya.

Tahun ke 10, Nania mengandung anak ke 3. Bayi yang dikandung Nania tidak juga mau keluar, padahal sudah lewat dua minggu dari waktunya. Akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan operasi caesar. Ternyata terdapat varises dimulut rahim Nania. Bayi mereka selamat, tapi Nania dalam kondisi kritis.

Setelah itu Nania koma. Selama Nania koma, Rafli bolak balik dari kediaman ke rumah sakit. Mengurus anak-anaknya, dan juga mengurus Nania. Membawa sebuah Qur'an kecil, dan dibacakannya di dekat telinga Nania yang terbaring di ICU, mengajak Nania berbicara, bercanda dan membisikan kata-kata romantis. Rafli yakin meskipun Nania tidak mendengar, tetapi dia bisa merasakannya. Akhirnya pada hari ke 37 Nania terbangun. Tetapi setelah itu Nania tak lagi sama. Kondisi fisik Nania tak lagi seperti sebelumnya, nania lumpuh.. Meskipun begitu menurut Rafli, asalkan Nania Sadar semua tak penting lagi.


Rafli membuktikan kata-kata yang diucapkannya beratus kali dalam doa. Lelaki biasa itu tak pernah lelah merawat Nania selama 11 tahun terakhir semenjak Nania lumpuh. Memandikan dan menyuapi Nania, lalu mengantar anak-anak ke sekolah satu per satu. Setiap sore setelah pulang kantor, lelaki itu cepat-cepat menuju rumah dan menggendong Nania ke teras, melihat senja datang sambil memangku Nania seperti remaja belasan tahun yang sedang jatuh cinta.

Ketika malam Rafli mendandani Nania agar cantik sebelum tidur. Membersihkan wajah pucat perempuan cantik itu, memakaikannya gaun tidur. Ia ingin Nania selalu merasa cantik. Meski seringkali Nania mengatakan itu tak perlu. Bagaimana bisa merasa cantik dalam keadaan lumpuh? Tapi Rafli dengan upayanya yang terus-menerus dan tak kenal lelah selalu meyakinkan Nania, membuatnya pelan-pelan percaya bahwa dialah perempuan paling cantik dan sempurna di dunia. Setidaknya di mata Rafli.

Setiap hari Minggu Rafli mengajak mereka sekeluarga jalan-jalan keluar. Selama itu pula dia selalu menyertakan Nania. Belanja, makan di restoran, nonton bioskop, rekreasi ke manapun Nania harus ikut. Anak-anak, seperti juga Rafli, melakukan hal yang sama, selalu melibatkan Nania. Begitu selama bertahun-tahun.

Nania sempat merasa risih dengan pandangan orang-orang di sekitarnya yang melihatnya dengan iba, lebih-lebih kepada Rafli yang berkeringat mendorong kursi roda Nania ke sana kemari.

Lalu berangsur Nania menyadari, mereka, orang-orang yang ditemuinya di jalan, juga tetangga-tetangga, sahabat, dan teman-teman Nania tak puas hanya memberi pandangan iba, namun juga mengomentari, mengoceh, semua berbisik-bisik. Orang-orang di luar sana memang masih tetap berbisik-bisik termasuk ke dua orang tua Nania dan saudara-saudaranya. Tapi bisik bisik itu telah berbeda bunyinya.

Baik banget suaminya!
Lelaki lain mungkin sudah cari perempuan kedua!

Nania beruntung!
Ya, memiliki seseorang yang menerima dia apa adanya.

Tidak, tidak cuma menerima apa adanya, kalian lihat bagaimana suaminya memandang penuh cinta. Sedikit pun tak pernah bermuka masam!

Waktu telah membuktikan segalanya. Cinta luar biasa dari laki-laki biasa yang tak pernah berubah, untuk Nania.

Nania merupakan perempuan yang beruntung bisa mendapatkan sosok seperti Rafli. Seorang laki-laki yang memiliki cinta sebegitu besarnya kepada Nania. Cinta yang besar meskipun dengan kondisi Nania yang tak lagi sama. Cinta yang tak berubah meskipun Nania tak bisa lagi berbuat apa-apa. Karena hanya laki-laki yang benar-benar mencintai dengan tulus, memiliki cinta sejati yang bisa seperti ini.

Tetapi Rafli juga beruntung bisa mendapatkan Nania. Seorang perempuan cantik, berprestasi, baik hati, dan berasal dari keluarga berada tetapi mau menikah dengannya, lelaki serba biasa. Dan harus mendapatkan omongan-omongan dari orang-orang lain di sekitarnya selama bertahun-tahun.

Ahh memang begitulah jalannya, perempuan yang baik adalah untuk laki-laki yang baik (pula) :')..

Saya akan terus berusaha dan belajar, belajar menjadi perempuan yang lebih baik lagi, belajar dan berusaha dalam banyak hal, memantaskan diri. Agar nantinya saat saya bertemu dengannya (jodohku, entah siapapun itu), saya sudah menjadi pribadi yang lebih baik.

Mungkin di sana dia (jodohku) juga sedang memantaskan dirinya, belajar dan berusaha menjadi laki-laki yang lebih baik.



Wassalamualaikum Wr.wb

Baca Selengkapnya ....

Lanjutan Program Kerja...

Posted by Nina Rizka Amalia Jumat, 15 November 2013 5 komentar
Mari kita masuk ke proker-proker selanjutnya :

11. Lomba Adzan
Lomba adzan ini dilaksanakan pada minggu ke 3 pada bulan Juli 2013, pesertanya berasal dari anak-anak sekitar lingkungan lokasi saya KKN yang masih unyu-unyu (baca : SD dan SMP). Dilaksanakan di Mesjid Tt A (Ampana), untuk harinya saya agak lupa (hehe) *soalnya sudah sekitar 4 bulan yang lalu. Terdapat 3 juri yang menilai lomba adzan ini, yaitu Ustad Basri, Ibu Nursiah dengan Ibu Nurhayati.
  


12. Lomba Hafalan Surah-surah Pendek
Kalau lomba adzan hanya diikuti oleh anak laki-laki, untuk lomba hafalan ini diikuti oleh anak perempuan juga laki-laki. Untuk pesertanya masih sama, SD dan SMP, begitupun dengan tim penilainya. Karena lomba hafalan ini sebenarnya diadakan bersamaan dengan lomba adzan. 

(Ini namanya Cici, anaknya ibu Posko. Tingginya hampir sama kayag saya  :D)


Selain peserta lomba hafalan surah-surah pendek, kami juga memiliki satu peserta khusus. Seorang anak perempuan kecil unyu-unyu bernama Maya. Umurnya masih 4 tahun (karena itu saya bilangnya unyu-unyu). Si Maya ini tampil dengan membacakan doa makan *padahal waktu itu lagi puasa. Maya maya :D .. Ini dia si Maya :




(Foto bersama para peserta lomba )


13. Sosialisasi Raperdes (Rancangan Peraturan Desa)
Untuk sosialisasi raperdes, secara detail saya ga terlalu tau mengenai pelaksanaannya. Karena program yang satu ini bisa dibilang kami 'nebeng' dengan posko sebelah sehingga pelaksanaanya dilaksanakan di desa sebelah (pusungi), . Perwakilan kami yang hadir di kegiatan itu kordes dan pj dari kegiatan ini. Sosialisasi raperdes ini dilaksanakan pada minggu ke 4 bulan Juli.


14. Sosialisasi Bahaya Narkoba
Kegiatan ini dilaksanakan pada minggu ke-3 bulan Agustus di salah satu sekolah yang berada di Tt A, yaitu SMP Negeri 1 Tt A. Pematerinya 2 orang, satunya merupakan teman posko saya, sementara yang satunya lagi anak Kkn juga yang berposko di desa lain tapi masih se-kecamatan dengan saya, namanya Eka. Eka merupakan orang yang pintar berinteraksi sama anak-anak SMP, jadi meskipun mereka nakal tapi saat mendengarkan arahan eka mereka terlihat antusias dan senang *Sesekali mereka juga menggombalisasi Eka saat Eka memberikan materi kepada mereka.

(Kanan : wayan, uci, eka, saya)




15. LDK (Latihan Dasar Pendidikan)
Latihan dasar kepemimpinan atau yang biasa disingkat LDK merupakan program kerja di bidang pendidikan. Waktu pelaksanaannya minggu ke 3 bulan Agustus, sehari setelah sosialisasi bahaya narkoba. Pesertanya juga merupakan anak SMPN 1 Tt A. Pematerinya kordes saya sendiri (ngirit), yang kebetulan setahun lalu merupakan ketua himpunan arsitektur dan masih aktif di organisasi kampus sampai hari ini. Jadi kordes saya lah orang yang tepat menurut kami untuk mengisi materi tentang kepemimpinan ini.








16. Pelatihan Kerajinan Lidi
Pelatihan kerajinan lidi adalah program dari ttg atau teknologi tepat guna. Di mana pelatihan ini akan mengubah lidi menjadi sesuatu yang lebih bernilai dan berguna, yaitu piring lidi. Pelatihan ini diadakan di kantor desa, pada sore hari di minggu ke 4 Agustus. Kebetulan Saya tidak ikut dalam pelatihan kerajinan lidi ini, dikarenakan saya tiba-tiba sakit yang membuat saya seharian mesti istirahat di posko.. *sakit di kampung orang itu bikin nyesekk  -___-






(Si Dani serius amat mukanya ^^)


17. Penyuntikan Ternak
Penyuntikan ternak tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, harus dilakukan oleh ahlinya. Bisa-bisa nyawa hewan ternak bisa melayang. Untuk proses penyuntikan Ternak dilakukan oleh Amet yang merupakan anak peternakan. Dia sudah berpengalaman dalam hal suntik menyuntik hewan ternak, entah itu kambing, domba, sapi, dan kutu. Hewan ternak yang jadi target penyuntikan merupakan hewan ternak milik Om Fatar (Ketua RT 1) yang begitu baik sama kami selama di tempat KKN *makasih Om Fatar ^^.



18. Lomba Voli Putri
Akhirnya sampai juga pada kegiatan ekstrakurikuler.. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan program kerja yang kami laksanakan di akhir-akhir waktu KKN. Untuk lomba voli putri pesertanya terdiri dari tiap RT yang ada di Desa Tt A, kecuali RT 2 yang tidak mendaftarkan perwakilannya. Untuk lomba ini dimenangkan oleh Rt 3, Rt 2 sebagai runner up dan Rt 1 sebagai peringkat ke -3 .





19. Lomba Bola Kaki Mini
Selain voli putri, kami juga melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler lainnya, yaitu lomba bola kaki mini. Pesertanya juga merupakan perwakilan dari tiap Rt. Untuk pemenangnya saya lupa, maklum ingatan saya kurang bagus (hehe).. Kalau untuk voli saya memang ingat siapa pemenangnya, karena waktu itu saya bertugas sebagai pjnya (penanggung jawabnya).





20. Lomba Badminton
Untuk penjelasan badminton ini kayagnya saya ga perlu banyak-banyak. Intinya pesertanya merupakan laki-laki usia dewasa dan bermainnya secara tim (ganda putra). 







Akhirnya kelar juga saya menceritakan ke 20 program kerja kami. Kami menyelesaikan Kkn pada tanggal 4 September 2013. Oh iya sebelumnya saya kan nyebut 21, ternyata yang satu itu bukan bagian dari program kerja. Jadilah jumlah program kerja kami sebanyak 20 yang dikerjakan selama 2 bulan. Lumayanlah ngerasa cape-capenya waktu itu, belum lagi kalo lagi bad mood. Tapi semua itu jadi kenangan yang manis buat saya. Selama 2 bulan hidup dan tinggal bersama orang-orang yang belum saya kenal sebelumnya, merupakan pengalaman terbaik yang pernah saya miliki. Makasih untuk semua-semuanya, teman-teman Kkn, warga Ampana khususnya Desa Tt A :')



Baca Selengkapnya ....

Proker KKN-ku

Posted by Nina Rizka Amalia Rabu, 13 November 2013 25 komentar
Lanjutan...

Tanggal 10 Juli 2013, merupakan tanggal pertama di mulainya program kerja kami.. Sebelum masuk ke program kerja, saya ingin memperkenalkan dan memperlihatkan teman-teman posko  saya *para Rangers :D

Ansar ' Teknik Arsitek 2009 (Koordinator Desa)

Adin 'Manajemen 2010 (Koordinator Kecamatan)

Uci 'Agribisnis 2010 (Sekretaris Posko)

 Saya Sendiri :D' Akuntansi 2010 (Bendahara Posko)

Amed' Peternakan 2009 


Wayan' Fisip Antropologi 2010

Sudah perkenalannya kan? :D.. Lanjut program kerja. Adapun program-program kerja yang kami punya, yaitu :

1. Baksos (Bakti Sosial). Merupakan program kerja yang pertama kali dilaksanakan. Targetan dari baksos yaitu 3 kali, dan sasarannya Mesjid sama lapangan bola yang akan digunakan untuk upacara 17 Agustus-an.




2. Pembenahan Inventaris Desa. Pembenahan inventaris desa merupakan program kerja di bagian ekonomi. Pembenahan inventaris desa merupakan program kerja yang di mana kami memperbaiki serta memperbaharui segala inventaris yang ada d kantor desa, dan mencatat aset-aset yang dimiliki oleh desa. Program ini merupakan program kerja yang pertama kami laksanakan dan program ini merupakan usulan dari masyarakat.

Pembenahan Inventaris Desa

Pembenahan Inventaris Desa

3. Pesantren Kilat + Buka bersama. Untuk pesantren kilat + bukber sendiri, dilaksanakan di SMP 1 Ampana Tete, selama sehari dengan sasaran Siswa/i dan guru SMP 1 Ampana Tete *yang pasti diadakannya saat bulan puasa. Program ini merupakan bagian dari bidang pendidikan dan direalisasikan pada tanggal 12 Juli 2013. Menu buka puasanya waktu itu macam-macam kue + macam-macam minuman dan semuanya enak-enak (yummy), dan semuanya disediakan oleh pihak sekolah *Sekolah tau saja kalo mahasiswa pada dasarnya kantongnya nge-pas :D ahahaha

Saya ingat saat kegiatan ini, ada seorang ibu guru yang meminta saya untuk membantunya menyiapkan menu buka puasa. Cara Ibu itu menyuruh saya seperti sudah lama kenal, saya pun membantunya mengangkat kue-kue dan minuman-minuman, sampai akhirnya si Ibu guru bilang gini : Anak KKN ya? Astaga De Maaf, ibu kira ibu pe murid (punya murid) *Weuhh Saya dikiranya murid situ , ANAK SMP Donk :D hahahaha. 

Hampir saya mau nanya gini ke Ibu guru: Ibu, ibu kira saya murid kelas berapa? Hahaha,..





4. Lanjut ke program kerja ke 3 yaitu pengajian. Sama seperti pesantren kilat + bukber, pengajian merupakan bagian dari bidang pendidikan. Sasaran dari pengajian merupakan ibu-ibu pkk dan masyarakat di desa Tete A. Sebenarnya target pelaksanaannya 5 kali, tapi jadwal berubah. Jadinya setiap taraweh selalu ada pengajian *dan saya sering bolos waktu itu, ckckck -_-



5. Penanaman TOGA. TOGA merupakan Tanaman Obat dan Keluarga *bukan Toga yang dipake buat wisudha'an. Penanaman TOGA ini memanfaatkan pekarangan yang ada di Kantor Desa. Untuk bibitnya sendiri diambil dari rumah-rumah warga, juga rumah kepala desa sendiri. Ada kunyit, jahe, cocor bebek, dan kawanannya *malas nyebut satu-satu :P





6Pembuatan Papan Batas Dusun, RT dan Nama Jalan . Saat melakukan observasi, kami tidak melihat adanya papan nama jalan di sepanjang jalan Desa Tete A, serta batas dusun dan RT. Karena itu kami memasukkannya sebagai program kerja kami di bagian lingkungan hidup.

Padahal yang mau difoto Pak Kades *Wayan ikutan nebeng :D

papan jalan, RT, dan batas dusun

Rajinnya :P *padahal cuma acting doank (nyengir)


Pemasangan papan nama jalan, batas dusun dan nama rt dibantu teman-teman dari posko Mantangisi dan Kordes Tete B





7. Pembuatan Papan Asri/ Hati PKK. Program ini juga merupakan bidang lingkungan hidup dan tawaran dari masyarakat. Masyarakat meminta dibuatkan papan asri/hati pkk di setiap rumah-rumah mereka (banyaknya kalo mau dibikinkan semua, mati muda -__-), meskipun mereka mengatakan dananya dari mereka tapi tawaran itu kami tolak mengingat banyaknya rumah-rumah di desa tersebut ( dan kami masih punya program kerja lain yang jumlahnya tidak sedikit). Akhirnya berdasarkan kesepakatan bersama, kami hanya akan membuat papan Asri sebanyak 5 buah, yang ditaruh di depan kantor desa, rumah ketua rt I, rt II, rt III, dan rt IV.






8. Sosialisasi Rumah Tropis. Tau kan yang dimaksud rumah Tropis? Ga tau? Sama saya juga begitu (hahaha). Program sosialisasi rumah tropis merupakan program kerja kordes saya yang seorang anak arsitek. Sosialisasinya pada waktu itu dengan cara membagikan brosur/selebaran yang berisi tentang penjelasan rumah tropis *Saya ga sempat baca isi brosurnya, karena itu saya kaga tau apa itu rumah tropis




9. Sosialisasi Hiv & Aids. Untuk sosialisasi hiv aids cara sosialisasinya sama dengan sosialisasi rumah tropis, yaitu menggunakan brosur. Isi brosurnya seputaran hiv & aids, *tidak pernah mau liat brosurnya lama-lama, gambarnya mengerikan -__-



10. Pelatihan Wirausaha (Kue Kering). Langsung ke dokumentasinya saja yo *cape ngetik penjelasannya :D




( Salah satu bentuk cobaan  saat puasa :D )

#bersambung (lagi dan lagi) ...

Baca Selengkapnya ....
Template by Cara Membuat Email | Copyright of 'Dunia Kecilku'.