'Semester Pendek tak seperti namanya'

Posted by Nina Rizka Amalia Senin, 23 Juli 2012 6 komentar
Rencananya bulan ini sebenarnya pengen buat tulisan yang lebih banyak dari bulan sebelumnya, ya minimal naik 1. Kalau bulan sebelumnya 6, berarti bulan ini harusnya 7. Tapi ternyata memang hanya jadi ‘rencana’, ga sampe dipelaksanaannya. :D

Faktornya dikarenakan kesempatan saya buat ‘nulis’ jadi jarang. Ehh ga juga sih, hampir tiap hari saya nulis kok. Tapi yang ditulis bukan bahan untuk blog saya, melainkan bahan untuk tugas kampus saya. Ya ya ya, di saat kebanyakan mahasiswa/i lagi menikmati liburannya di kampung halaman tercinta, saya harus mengikuti SP atau semester pendek yang diadakan hanya 1 bulan dalam setahun, diperuntukan untuk mahasiswa/i yang ingin memperbaiki nilainya yang ‘buruk rupa’ menjadi ‘cantik jelita’ ,,, dan salah satu mahasiswi tersebut adalah saya. :D

Saya memiliki 2 nilai 'buruk rupa' pada 2 mata kuliah di semester-semester sebelumnya, yaitu Pengantar Akuntansi 2 (PA2) dan Akuntansi Sektor Publik (ASP). Dan di smester pendek ini, saya berniat untuk membuat nilai saya menjadi cantik jelita. Well untuk mendapatkan nilai yang cantik jelita saya haruslah berusaha. Seperti yang dikatakan oleh ibu dosen saya yang mengajar PA 2 “jangan berpikir, dengan mudahnya kalian bisa mendapatkan nilai yang baik ketika mengikuti semester pendek tanpa usaha dari kalian sendiri. Hanya kalian sendiri yang bisa memperbaiki nilai kalian. Para dosen tidak akan memberikan nilai bagus begitu saja, hanya karena kalian membayar untuk mengikuti semester pendek ini” . Perkataan itu selalu terngiang-ngiang di telinga saya dan tertanam dalam pikiran saya.

Untuk mengikuti semester pendek ini, kami memang diharuskan membayar Rp 35.000 per sks. Normalnya dalam satu mata kuliah terdapat 2 atau 3 sks. Untuk mata kuliah yang saya ambil, keduanya memiliki 3 sks, sehingga jumlahnya 6 sks dikalikan dengan Rp 35.000 menjadi Rp 210.000 .. itulah sejumlah uang yang harus saya keluarkan untuk mengikuti semester pendek ini (dipikir-pikir banyak juga ya :D ). Sehingga saya akan merasa sangat rugi, apabila nilai-nilai saya yang jelek itu, tidak berubah menjadi cantik. Mungkin karena saya anak ekonomi akuntansi, makanya saya jadi agak perhitungan untuk hal hal seperti ini. Hahaha :P

Sehingga saya harus benar-benar berusaha untuk mendapatkan nilai yang cantik itu. Usaha yang bisa saya lakukan yaitu menjadi aktif ketika perkuliahan berlangsung. Karena sebelum-sebelumnya ketika saya mengikuti perkuliahan normal, saya lebih banyak diam. Karena saya menganut prinsip “diam itu emas” (sambil tertawa sumringah) .. Diam saya itu disebabkan karena saya kurang percaya diri di depan banyak orang, dan kadang gugupan kalau udah berbicara saat perkuliahan berlangsung. Soalnya di ruangan saya banyak teman-teman saya yang emang ahlinya dalam berbicara, jadinya kadang nyali menciut. Tapi prinsip saya itu tak berlaku ketika saya menghadapi semester pendek ini. Kalau saya diam, akan berdampak pada nilai saya, yang juga akan ikut diam.

Untuk semester pendek ini, dalam seminggu terdapat 2X pertemuan untuk 1 mata kuliah. Karena saya mengambil 2 mata kuliah, jadinya ada 4X pertemuan. Untungnya ke dua mata kuliah tersebut berada di hari yang sama, senin dan rabu. Jam 11.00-13.30 untuk PA2 dan 14.00-16.30 untuk mata kuliah ASP, sehingga saya tak perlu sering-sering ke kampus apalagi di saat bulan ramadhan ini. 

Pada mata kuliah PA 2, setiap pertemuan kami diberikan tugas latihan untuk dikerjakan di rumah, dan tugas itu akan diperiksa dipertemuan selanjutnya. Pada saat jawaban saya tidak sama dengan jawaban teman saya yang ditugaskan untuk menuliskan pekerjaannya pada papan tulis, di situlah saya mulai aktif. Saya mulai aktif berbicara, mulai memberikan argument saya mengenai hasil pekerjaan saya, yang menurut saya adalah benar. Sehingga terjadilah perdebatan di dalam ruangan, dan tak jarang jawaban saya benar, tapi kadang juga salah sih. :P.. Inilah trik yang saya lakukan untuk mengusahakan nilai saya.

Sedangkan pada mata kuliah Akuntansi Sektor Publik, kami dibagi menjadi beberapa kelompok diskusi. Setiap pertemuan kami disuruh untuk membuat resume untuk materi kelompok yang akan maju, serta review untuk setiap materi yang akan dipresentasikan. Itulah yang tadi saya katakan bahwa saya masih sering menulis sekarang-sekarang ini, tapi yang saya tulis merupakan tugas review yang akan saya kirimkan ke email dosen saya. Selain itu di sini saya juga diharuskan menjadi aktif untuk memberikan pertanyaan pada kelompok yang akan maju untuk presentase.


Ternyata ada hikmahnya juga saya ngikutin semester pendek, yaitu jika saya ingin 'aktif' saat perkuliahan, saya harus rajin membaca buku dan banyak referensi untuk materi yang akan  saya terima saat perkuliahan berlangsung. Karena kalau tidak seperti itu, saya tidak akan tau apa-apa, yang ada nantinya ketika saya berbicara di depan kelas malah menjadi seperti 'tong kosong nyaring bunyinya', yang membuat arah pembicaraan malah menjadi tak karuan. Alhasil nilai yang keluar, bisa-bisa jadi tak karuan juga. Memasuki semester baru nantinya saya harus rajin buat membaca materi-materi perkuliahan saya, supaya ga usah ikut semester pendek lagi, dan terutama lebih benar-benar mengerti mengenai materi perkuliahan yang sedang berlangsung.

Kesimpulannya, ternyata semester pendek tak mencerminkan namanya. Karena mengikuti semester pendek sebenarnya membutuhkan usaha yang panjang alias jauh lebih sulit dibanding perkuliahan normal. Jangan dikira hanya 1 bulan perkuliahan, sehingga menganggap semester pendek ini sesuatu yang mudah.. Justru dengan mengikuti semester pendek kita akan kerja extra 2X lipat  dibanding biasanya. Dikarenakan waktu perkuliahan yang singkat dan tugas-tugas yang banyak di pertemuan perkuliahan yang waktunya saling berdekatan. Juga kita harus mengeluarkan budget lebih untuk mengikuti Smester pendek ini (Lagi-lagi berkaitan dengan ekonomi :D)


Ohh iya,, untuk para blogger semua, Marhaban Ya Ramadhan. Maaf kalau selama ini ada salah dan khilaf. Mari kita berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan dan mengumpulkan amal sebanyak-banyaknya di bulan yang penuh berkah ini ^_^




Baca Selengkapnya ....

Rindu itu,,.

Posted by Nina Rizka Amalia Senin, 02 Juli 2012 8 komentar
"Kata orang rindu itu indah"
"Namun bagiku ini menyiksa"

RINDU, 1 kata yang terdiri dari 5 huruf. Memiliki makna yang dalam, sampai-sampai saya masih agak bingung untuk  mendefinisikannya. Menurut saya ketika rindu itu datang, yang terasa hanya sesak di dalam dada. Dan hal itu membuat diri merasa seperti 'tersiksa'. Sehingga saya sependapat dengan lirik lagu di atas, tak ada rindu yang indah. Di saat kita tak mampu untuk mengungkapkan kata Rindu tersebut kepada orang yang dirindukan, menyimpannya sendiri, hal itulah yang membuat sesak dalam dada sehingga akan terasa menyiksa batin kita.



Tapi,, di saat rindu itu datang saya benar-benar tak mampu untuk mencegahnya. Karena Saya hanya seorang manusia yang tidak sempurna, yang bisa saja merasakan kecewa, marah, sedih, sakit hati dan rindu serta perasaan-perasaan tak enak lainnya. Apalagi merindukan seseorang yang seharusnya belum pantas untuk dirindukan. Semakin saya berusaha untuk menepis rasa rindu itu, yang terjadi malah sebaliknya, semakin besar rasa Rindu itu. Sehingga saya hanya bisa membiarkannya datang, bertamu dalam hati saya. Walaupun saya tau rasa itu akan menimbulkan dampak yang tak baik terhadap perasaan, yang terkadang secara tak sengaja membuat butiran air itu jatuh dari mata saya.





Saya tau hanya Allah yang bisa membuat hati ini lebih kuat.
Saya akan terus memintanya setiap hari, agar hati saya bisa lebih kuat daripada sekarang
Semoga tak ada lagi rasa rindu yang menyiksa ini... Aminn ^.^

Baca Selengkapnya ....
Template by Cara Membuat Email | Copyright of 'Dunia Kecilku'.