Mama~lah Penyemangat Hidupku

Posted by Nina Rizka Amalia Kamis, 17 Mei 2012 23 komentar

‘KASIH IBU KEPADA BETA TAK TERHINGGA SEPANJANG MASA,,
HANYA MEMBERI TAK   HARAP KEMBALI BAGAI SANG SURYA MENYINARI DUNIA’

Mama adalah seseorang yang paling mengerti tentang diriku, anaknya.. Mama selalu memberikan semangat kepadaku dan mengatakan bahwa aku merupakan hartamu yang berharga. Yang tak akan pernah Engkau tukar dengan apapun.

Aku ingat di saat aku masih duduk di Sekolah Dasar, mungkin kelas 2 atau kelas 3, entahlah aku lupa. Mama menjemputku di sekolahan bersama Papa, mendapatiku sementara menangis. Tangisan anak kecil yang sesunggukan,,. Mamapun bertanya padaku, kenapa aku menangis?? Dan akupun tak bisa menjawabnya,, yang ada tangisanku malah semakin kencang. Mama terlihat cemas di saat aku menangis, begitupun dengan papa. Tetapi Mereka sabar menungguku, sampai aku berhenti menangis dan bisa menjawab pertanyaan itu.  Akhirnya akupun menjawab pertanyaan mama ‘ temanku mengejekqu lagi,, aku sudah coba untuk tidak menangis, tapi dia terus-terusan mengejekqu, dan hampir tiap hari dia seperti itu. Aku sudah tak tahan lagi dengan ejekannya, padahal aku sama sekali tidak mengganggunya, mengganggu temanku itu’. 

Ku lihat raut wajah mama menjadi sedih, tapi mama berusaha untuk tidak mengeluarkan air matanya,, sama seperti Papa. Kalian berusaha tegar di hadapanku. . Mamapun memberikan pengertian kepadaku, anak yang masih berusia 7 tahun. Bahwa teman temanku hanyalah anak kecil  yang akan merespon ‘sesuatu’ yang mereka anggap berbeda dari mereka dan orang orang pada umumnya.

Ada kata kata mama yang aku sukai, yaitu “apa yang terjadi dengan kondisiku merupakan takdir Allah,. Wujud kasih sayang Allah terhadapku, dan terdapat rahasia Allah yang indah di balik penciptaanNya terhadapku. Karena tidak ada manusia yang sempurna, semua manusia terlahir dengan kekurangan dan kelebihan, mungkin saja ada kekurangan mereka yang tidak tampak oleh mata manusia”.

Akupun terus meyakini kata kata mama.. Walaupun dulu, terkadang di dalam hatiku aku merasa Allah tidak adil denganku. Kenapa aku diberikan kekurangan yang tampak oleh mata manusia?  Tetapi aku tidak mengatakan hal itu pada mama, karena Aku tak mau mama menjadi sedih. Mama terus memberikan semangat kepadaku bahwa hidup itu mudah untuk di jalani, apabila kita mengandalkan Tuhan, Allah Swt.. Mama berjanji akan menemaniku melewatinya bersama – sama, akan selalu berada di sampingku.

Akupun tumbuh menjadi anak yang pemalu, yang kurang bergaul dengan banyak orang seumuranku,. Karena aku tak mau orang orang bertanya tentang keadaanku,. Aku tak tau harus memberikan penjelasan apa terhadap mereka. Aku merasa tenang ketika aku sendirian, walaupun kadang aku merasa kesepian. Tapi menurutku itu lebih baik.

Aku menamatkan pendidikanku di sekolah dasar, ada perasaan senang yang menghinggapi hatiku,. Di saat aku mulai mendaftar di Sekolah Menengah Pertama, mamalah yang menemaniku,. Aku tak mau mendaftar sendirian .. Dan ketika Masa Orientasi Siswa (MOS) tiba, aku sebenarnya tak ingin ikut. Tapi Mama meyakinkanku bahwa MOS itu sesuatu yang menyenangkan dan aku bisa mendapatkan teman teman dari masa MOS tersebut..  Mama menungguiku di hari pertama MOS, karena mama tau aku takut berada di tempat ramai ‘hanya sendirian’.. Akhirnya aku bisa melewatii MOS dengan baik. Itu semua karenamu Mama..

Ketika Aku mengenal cinta, mulai menyukai ‘lawan jenis’,, mamalah orang yang pertama kali kuberitahu. Aku sama sekali tidak percaya dengan orang lain, termasuk teman-temanku. Mama menjadi pendengar yang baik untukku, bukan hanya itu mama juga menjadi penasehat yang baik untukku. Aku merasa aman mengeluarkan apa yang ada di hati dan pikiranku, kepadanya. Karena aku tau mama tidak akan menceritakan pada siapa pun..

Begitupun di saat aku patah hati, lagi-lagi aku mengadukannya kepadamu Mama. Mama menenangkanku,, menghentikan tangisku, dan mengatakan kepadaku “bahwa dia laki laki yang baik,,. tapi mungkin  bukan jodohmu,,. Jangan membencinya yang sudah pernah membuatmu bahagia, dan berada di sampingmu.  Berterimakasihlah kepadanya karena mau menerimamu apa adanya dan menyayangimu selama hampir setahun kalian bersama.” Karena perkataanmu Mama, aku sama sekali tidak membenciny. Aku malah menjadi sedikit lebih dewasa dengan hal tersebut.

Mama,, aku terus terusan membutuhkanmu, merepotkanmu.. Sampai dengan sekarang ini, walaupun umurku sudah hampir menginjak 20 tahun. Aku selalu membutuhkanmu. Aku tak tau apa aku bisa jadi setegar ini tanpa adanya Dirimu yang menyemangatiku..

Mama begitu berarti untukku. Aku marah ketika ada orang yang merendahkanmu,, hanya karena mama seorang ibu rumah tangga biasa. Menurutku, mereka tidak berhak mengatakan itu kepadamu. Karena mereka tidak tau apapun tentangmu.. Mereka tidak tau, kalau Mama adalah Wanita yang hebat, seorang Ibu yang luar biasa.. Yang mampu memberikan cinta dan semangat hidup terhadap anaknya yang ‘berkekurangan’..

Maafkan aku,, sering membuat hatimu sakit dengan sikapku yang menjengkelkan.  Aku berjanji mulai hari ini aku akan berusaha untuk menjadi anak yang lebih baik lagi untukmu Mama.. Aku ingin membalas semua kebaikanmu,, walaupun mungkin apa yang bisa kuberikan tidak bisa melebihi apa yang Mama berikan kepadaku.

Terimakasih untuk semuanya yang sudah engkau berikan kepadaku Mama, cintamu, kasih sayangmu,  pengorbananmu . Terimakasih juga telah menjadi seseorang yang paling mengerti dan memahamiku, dan selalu jadi penyemangat dalam hidupku.. Aku bangga menjadi anakmu,, yang terlahir dari rahimmu,. Aku mencintaimu Mama, sangat Mencintaimu .. You're my everything J

jpeg (162×161) 

“Ibu Terimakasih untuk kasih sayang yang tak pernah usai.. tulus cintamu takkan mampu untuk terbalaskan”
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Mama~lah Penyemangat Hidupku
Ditulis oleh Nina Rizka Amalia
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://ninarizka.blogspot.com/2012/05/mama-engkaulah-penyemangat-hidupku.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

23 komentar:

Wiwi Arianti mengatakan...

Saya menangis saat membaca ini. Juga mengingat bahwa saya mencintai ibu saya, seperti Mbak mencintai ibu Mbak. :')

Ian Afifah Sudarman. mengatakan...

tidak ada cinta yang lebih besar di dunia ini dari cinta ibu ke anaknya. I love my mama so much, while read this my tears drop :'(

Catatan si Riki mengatakan...

Aku sangat mencintai dan merindukanmu ibu...:)

Anak Rantau mengatakan...

Kasih ibu sepanjang masa... Semoga Allah memberikan kukuatan dan kemudahan untuk keluargamu sobat :)

Seagate mengatakan...

Semoga tulisan ini bisa menyadarkan kita betapa besar rasa sayang dan perhatian ibu kepada kita semua..nice post :)

Uzay ^,^ mengatakan...

Subhanallah haru -___-

nina amalia kasim mengatakan...

iyya wi,..saya sangat mencintai ibu saya,. tpi terkadang saya menyakiti hatinya :(.. Smoga kita bisa menjadi anak yang lebih baik lagi utk ke 2 orang tua kita,, khususnya ibu kita yang melahirkan kita,.. Terima kasih sdh mengunjugi blog sy :),.. salam kenal wi ^^

nina amalia kasim mengatakan...

Yupss,,kasih ibu memang sepanjang masa..
Ketika menulis ini sebenarnya air mata saya terus mengalir.. Mengingat betapa besar cinta dan kasih sayangnya terhadap saya.
Thanks sdh mampir k blog saya :)

nina amalia kasim mengatakan...

Me too,.. Salam kenal riki ^^

nina amalia kasim mengatakan...

Aminn ya rabbal alamin.. Begitupun denganmu :)
Salam kenal yaa ..

nina amalia kasim mengatakan...

Iyya,, semoga semua anak bisa menyadari betapa pentingnya ibu di kehidupan kita..
makasih mas,, ini bru ngeblog..hehe
Masih perlu belajar untuk membuat tulisan yang lebih bagus lagi.. Mohon bimbingannya mas,.
Salam kenal :)

nina amalia kasim mengatakan...

sy juga terharu saat menulisnya,.. :')
makasihh uzay sdh mampir ke blog sy,.. salam kenal :)

Febie Nurmalitasari mengatakan...

Berhasil buat gue nangis :'(
Orang yang bener bener mau nerima kekurangan kita ya cuma mama. Beliau yang mengajarkan untuk sabar dan beliau yang meyakinkan kita bahwa setiap orang memiki kekurangan dan dari kekurangan itu pasti ada kelebihan.

Gue suka kata kata mamanya yang waktu kakak lagi patah hati :)

Ilham Mirwansyah mengatakan...

Masih banyak super hero di dunia ini dan lebih hebat daripada wonder woman dan sejenisnya, ialah Ibu. :)
gue pengen nangis tadi pas baca tulisan lo. Dalem banget :)

Honeylizious Rohani Syawaliah mengatakan...

sudah sepantasnya ibu yang jadi pnyemangat hidup kita :)

Ginty Intan Mawarti mengatakan...

sedih.. :'(
kisahnya hampir sama dengan kisahku..

Nur Aini NS mengatakan...

Sedih juga :'(
Pingin nangis :'(
Dalem ih :'(

Nina Kurnia Dewi mengatakan...

Gue iri sama lo kak ._. lo bisa deket dengan mama lo, sementara gue makin lama makin menjauh aja --"

Bocah Saico mengatakan...

deket banget ya sama mamanyaaa..
disyukuri aja kekurangan yang nina punya, mgkn semua orang memandang itu sebuah kekurangan, tp yakin bahwa Allah gak mungkin menciptakan sesuatu yang gak berguna. Pasti banyak hikmah yang nina dapet dari kekurangan itu,apalagi bisa mengubahnya menjadi sebuah kelebihan :)

jangan pernah berfikir untuk membuat mama sedih yaaaa
jaga terus mamanyaaa :')

Echo Dery Ghoqielt mengatakan...

Mama adalah segalanya bagi hidup dan jiwa kita,
Mama bisa menjaga kita dari Bocah smpk dgn dewasa,
http://matabathin-dery.blogspot.com

Edotz Herjunot mengatakan...

beruntung banget bisa deket banget sama ibu ..
banyak orang yang justru jaga jarak sama ibu :))

semoga km bisa ngebahagiain ibu yaaa :))

Dimas mengatakan...

jadi ceritanya mbak amel ini, anak kecil yg cengeng dulu :p ^^ mungkin ada baiknya kalau kita tetap PD walaupun kekurangan yg kita punya sangat dalam.. :p

sy ingat waktu jaman awal SD, pernah lumayan "pemalu" yg mengakibatkan saya "bodoh" karena sy bertubuh kecil dan pendek, jadi sy selalu malu untuk bertanya pelajaran pd pihak yang berwenang -guru- ^^

trus dikelas 3 ada anak baru yg masuk di -dulu SDN 10 Palu-. Namanya Gery Andika Lantang, hehehe anak ini hampir tiap hari menyemangati sy, bergaul dengan sy sampai jadi "sahabat" pertama sy jaman itu, sampai sekarang pun masih :)

oh iya dulu waktu jaman SD, kira2 kelas 4-5 saya sering jualan kue2 an dikelas, yah maklum, mama juga jualan itu dikantor nya -waktu itu masih jadi Honorer, gaji nya pas2 an cenderung kurang ^^ - waktu itu kue jualanku laku kerasss.. :D sampai tiba suatu hari wali kelas ku marah2 didepan kelas sembari menyebut nyebut nama sy dihadapan semua siswa/i dan menyuruh saya berhenti jualan gara2 jualannya kurang laku (bayangkan seberapa malunya saya pada saat itu, apalagi ada siswi yang sy senangi waktu itu ^^ ), memang waktu itu tiap hari dia (wali kelasku) juga bawa jualan coklat yang semua anak dikelasnya wajib beli, kalo tidak -heh jangan ditanya- hhahay, anak SD dulu diancam sedikit pasti nurut, hehehe. Akhirnya sy "pensiun" jadi penjual kue saat itu juga ^^, waktu itu yg tertawa juga ada, salah seorang "langganan" juara kelas (3 besar, dia selalu juara 3) ini lumayan nyakitin men hhahay ^^

lanjutannya dibawah ^^

Dimas mengatakan...


akhirnya waktu kelas 5, Andika yg juga salah satu "langganan" juara kelas itu sedikit membuat sy terbakar semangatnya, dia menyemangati sy untuk minimal masuk 3 besar dikelas, membuktikan kalau dengan usaha, semua orang jg bisa loh -maklum prestasi sy yg paling prestisius jaman itu cuma juara 7 dikelas- ini saja papa sy bangga nya minta ampun setengah malu maluin, karena diceritakan kesemua orang hahaha.. (tetangga, saudara semua heboh dikiranya sy puinter gara2 juara 7) ^^

kebetulan dikelas, ada 3 orang yg menurut sy mustahil untuk dikalahkan -termasuk andika yang langganan juara 2 dan orang yg selalu juara 3 itu-, mulailah ambisi sy untuk mengalahkan ketiganya. Target sy waktu itu cukup prestisius -sy berjanji akan menjadi JUARA 3 diKelas 6 nanti- hahaha itu sudah sangat mengagumkan untuk sy. sy memang sengaja menargetkan juara 3 untuk "menyingkirkan" nama orang itu tuh, dari daftar juara 3, dan jg, sy tidak ingin mengalahkan Andika dideret juara saat itu. Sy ingin dia tetap juara diatasku.

Dan syukur, ternyata waktu itu Allah benar2 paring (Memberi), akhirnya sy benar benar juara 3 dikelas terakhir jaman SD ini, cita citaku yang "tinggi selangit" itu tercapai jg.. hehehe ^^ bangga nya waktu itu bener2 terasa,

1 karena sy membuat papa sy lebih bangga lagi dan makin semangat baceritakan anaknya yg juara 3 ini hahaha.. malu lenk
2 karena diumumkan didepan semua orang, semua Guru dan semua orang tua murid dalam acara perpisahan kelas 6, -waktu itu diadakan di Gedung merry Glow- dan tidak sedikit teman2 ku yang mengerti ambisi ku, mengelu elu kan namaku malam itu hahay agak lebay, tapi begitu sudah kejadiannya

eh apa sy mengalahkan orang yang langganan juara 3 itu? belum

bukan malam itu kejadiannya. Setelah lulus, kami pun, yah seperti biasa, ngetes ilmu di SMP SMP terbaik sapa tau bisa lolos. Alhamdulillah dari 3 SMP yang sy ujikan (SMP 1,2,4), lolos semua yeey ^^ alhamdulillah.

Tetapi hal sebaliknya terjadi di kubu lawan, aseek >_<

orang yang "mantan langganan" juara 3 itu, dari ketiga SMP yang didaftarnya (sama, SMP 1,2,4), tidak ada satu pun yang lolos, dan dia -terancam- terpaksa harus menunggu satu tahun lagi agar bisa lanjut ke SMP (karena masa pendaftaran sudah tutup).

Tak disangga dia kemudian datang kerumahku bersama orang tua nya, ada apa?

yg pertama dia mau minta maaf kalau2 selama SD dia punya salah2 ^^ iyo dan, sy maafkan hehehe
yang kedua, dia "meminta SMP 1" dari tangan ku, karena dia tau sy menginginkan SMP 2 (sy lupa dulu ngaturnya gimana, kalo ga salah, sama aja kayak balik nama) ^^ ini pun sy berikan

begitulah akhirnya cerita jaman SD ku ^^
sy jadi tau, apapun kekurangan kita, kita akan tetap terpuruk kalau setiap saat kita hanya memikirkan "apa kata orang" tentang kekurangan kita, tidak semua orang akan tertawa dengan kekurangan kita, sebagian tentu akan menjadi "kawan" dan mendukung.. sebagian lain adalah kubu negatif, akan selalu seperti ini keadaannya, namanya juga dunia ^^ (Justru adanya mereka malah akan membakar amarah yang bisa bikin semangat, membuat kita tidak berleha leha :D , terima kasih kepada "kubu negatif" :) )tetep bertemanlah dengan orang2 yang positif (sepemikiran) dengan kita.. ^^

dan tetep semangat apapun background dan kekurangan kita,..
"kita sayang, kita" ^^ I <3 U

Posting Komentar

Template by Cara Membuat Email | Copyright of 'Dunia Kecilku'.